Cara Menerjemahkan Artikel Jurnal

Rate this post

Menerjemahkan artikel jurnal bukan sekadar mengganti kata dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Terjemahan akademik harus mempertahankan makna ilmiah, istilah teknis, hubungan antarargumen, serta gaya penulisan yang diminta jurnal tujuan. Kesalahan kecil pada istilah, angka, atau modalitas dapat mengubah kesimpulan penelitian dan menurunkan kepercayaan reviewer.

Apa yang Dimaksud Terjemahan Artikel Jurnal?

Terjemahan artikel jurnal adalah proses mengalihkan naskah ilmiah ke bahasa lain dengan tetap menjaga ketepatan konsep, terminologi bidang, struktur IMRaD, sitasi, tabel, dan nada akademik. Hasil yang baik harus terbaca alami oleh pembaca sasaran, bukan terlihat seperti terjemahan harfiah. Penerjemah juga perlu memahami tujuan setiap bagian: pendahuluan membangun kesenjangan penelitian, metode menjelaskan prosedur secara replikatif, hasil menyajikan temuan, sedangkan pembahasan menafsirkan maknanya.

Langkah Menerjemahkan Artikel Jurnal

  1. Tentukan jurnal tujuan. Baca scope, author guidelines, contoh artikel terbaru, serta kebijakan bahasa jurnal. Jika belum memilih target, gunakan fitur pencarian jurnal GoodLingua untuk menyaring pilihan yang relevan.
  2. Buat glosarium istilah. Catat istilah kunci, singkatan, nama instrumen, variabel, dan padanan yang telah digunakan secara konsisten dalam literatur bidang Anda.
  3. Terjemahkan berdasarkan makna. Pahami fungsi kalimat dan hubungan logisnya sebelum memilih struktur dalam bahasa sasaran. Hindari mempertahankan urutan kata bahasa sumber jika hasilnya tidak alami.
  4. Periksa konsistensi. Pastikan istilah, tense, satuan, angka, simbol, nama tabel, dan rujukan gambar konsisten dari awal sampai akhir.
  5. Lakukan penyuntingan terpisah. Setelah terjemahan selesai, baca naskah sebagai artikel bahasa Inggris mandiri. Tahap ini membantu menemukan kalimat ambigu, repetisi, serta transisi yang lemah.
  6. Verifikasi terhadap naskah sumber. Bandingkan kedua versi untuk memastikan tidak ada data, batasan penelitian, atau nuansa kesimpulan yang hilang atau bertambah.
Artikel Menarik Wajib di Baca  Mengembangkan Keterampilan Terjemahan Profesional: Landasan Penting untuk Komunikasi Global yang Efektif

Menjaga Istilah Teknis dan Makna Ilmiah

Satu istilah sebaiknya memiliki satu padanan tetap, kecuali konteks ilmiahnya memang berbeda. Gunakan istilah yang lazim muncul pada artikel bereputasi di bidang yang sama. Jangan menerjemahkan nama alat, skala, teori, atau variabel secara bebas. Untuk istilah yang belum memiliki padanan mapan, berikan istilah asli saat pertama kali digunakan, kemudian gunakan bentuk yang konsisten pada bagian berikutnya.

Perhatikan pula tingkat kepastian. Kata seperti may, suggests, dan is associated with tidak sama dengan proves atau causes. Menguatkan klaim tanpa dukungan data dapat membuat kesimpulan terlihat berlebihan dan memicu keberatan reviewer.

Format, Tabel, Angka, dan Referensi

Terjemahan perlu mempertahankan angka, satuan, persamaan, nomor tabel, dan sitasi secara akurat. Periksa pemisah desimal, format tanggal, penggunaan huruf miring, serta aturan kapitalisasi. Judul tabel dan keterangan gambar harus ringkas tetapi cukup informatif agar dapat dipahami tanpa membaca seluruh paragraf. Jangan mengubah data untuk membuat hasil terlihat lebih baik.

Sesuaikan struktur naskah dengan template jurnal sebelum pemeriksaan akhir. Panduan cara mengunduh template jurnal dapat membantu memastikan versi terjemahan mengikuti format penerbit.

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Menerjemahkan kata demi kata sehingga kalimat terasa kaku atau tidak logis.
  • Menggunakan beberapa padanan untuk satu istilah teknis yang sama.
  • Menghilangkan kata pembatas seperti “sebagian”, “cenderung”, atau “dalam sampel ini”.
  • Mengubah tense tanpa mempertimbangkan fungsi bagian metode, hasil, dan pembahasan.
  • Membiarkan judul, abstrak, tabel, dan kata kunci menggunakan istilah yang berbeda.
  • Mengandalkan mesin penerjemah tanpa pengecekan konteks, data, dan terminologi oleh manusia.
Artikel Menarik Wajib di Baca  Panduan Utama untuk Penerbitan Jurnal Internasional

Terjemahan Mandiri atau Bantuan Profesional?

Penulis yang menguasai bidang penelitian dan bahasa sasaran dapat menerjemahkan naskah sendiri, terutama jika tersedia waktu untuk beberapa tahap revisi. Namun, bantuan editor atau penerjemah akademik bermanfaat ketika tenggat dekat, istilah bidang sangat khusus, atau jurnal meminta bahasa setara penutur mahir. Editor tetap membutuhkan penjelasan dari penulis untuk istilah lokal, singkatan khusus, dan maksud kalimat yang ambigu.

Sesudah penerjemahan, lakukan proofreading untuk memeriksa tata bahasa, koherensi, konsistensi istilah, dan kepatuhan terhadap gaya jurnal. GoodLingua menyediakan layanan translate dan proofreading jurnal untuk naskah Scopus, WoS, IEEE, dan SINTA, dengan proses yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bidang penelitian.

Checklist Sebelum Submission

  • Judul, abstrak, dan kata kunci menggunakan istilah utama yang konsisten.
  • Tujuan penelitian, metode, hasil, dan kesimpulan menyampaikan makna yang sama dengan naskah sumber.
  • Angka, satuan, tabel, gambar, dan sitasi sudah dibandingkan dengan versi asli.
  • Kalimat terbaca alami dan tidak mempertahankan struktur bahasa Indonesia secara berlebihan.
  • Template dan author guidelines jurnal tujuan telah diterapkan.
  • Naskah telah dibaca ulang oleh penulis untuk mengonfirmasi ketepatan ilmiah.

Pertanyaan Umum

Apakah terjemahan mesin boleh digunakan?

Terjemahan mesin dapat membantu membuat draf awal, tetapi hasilnya harus diperiksa kembali. Istilah teknis, klaim ilmiah, angka, serta struktur argumentasi memerlukan verifikasi manusia.

Bagian mana yang harus diterjemahkan lebih dahulu?

Mulailah dari isi utama setelah struktur penelitian final. Judul dan abstrak sebaiknya disempurnakan terakhir agar benar-benar mewakili metode dan temuan akhir.

Artikel Menarik Wajib di Baca  PUBLIKASI JURNAL CEPAT TERINDEKS SCOPUS

Apakah proofreading masih diperlukan setelah diterjemahkan?

Ya. Penerjemahan berfokus pada pemindahan makna, sedangkan proofreading memastikan bahasa, alur, format, dan konsistensi naskah telah siap dinilai editor serta reviewer.

Jika Anda ingin menilai kebutuhan naskah sebelum memesan layanan, gunakan halaman konsultasi GoodLingua dan sertakan bidang studi, jurnal tujuan, jumlah kata, serta tenggat yang tersedia.

Tinggalkan komentar