Tentang MDPI dan Kontroversi Predatory Publishing

5/5 - (1 vote)

MDPI (Multidisciplinary Digital Publishing Institute) adalah sebuah penerbit akademik yang berkantor pusat di Basel, Swiss. Penerbit ini didirikan pada tahun 1996 dan telah menerbitkan lebih dari 300 jurnal yang menjangkau berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Meskipun MDPI telah terindeks di berbagai database terkemuka seperti Scopus dan Web of Science, namun penerbit ini juga mengalami beberapa kontroversi terkait praktik penerbitannya.

Sebelumnya, perlu dipahami bahwa istilah “predatory publisher” merujuk pada penerbit yang menggunakan praktik bisnis yang tidak etis dalam penerbitannya. Beberapa contoh praktik bisnis yang dilakukan oleh predatory publisher antara lain membebankan biaya publikasi yang tidak wajar kepada penulis, menerbitkan artikel tanpa melalui proses peer review yang memadai, atau menjanjikan imbalan yang tidak wajar kepada penulis sebagai bentuk insentif untuk mempublikasikan artikel mereka.

Beberapa keluhan telah dilayangkan terhadap praktik bisnis MDPI, dan beberapa pihak menganggap bahwa MDPI adalah salah satu penerbit predatory publisher. Salah satu keluhan yang paling umum adalah tingginya biaya penerbitan yang dikenakan oleh MDPI. Biaya penerbitan untuk publikasi di MDPI dapat mencapai ratusan hingga ribuan dolar, tergantung pada jurnal yang dipilih. Biaya ini dianggap sangat tinggi jika dibandingkan dengan biaya penerbitan jurnal di penerbit lain yang serupa.

Namun, perlu dicatat bahwa MDPI telah mengumumkan secara terbuka tentang biaya penerbitannya di situs web mereka, sehingga penulis dapat mengetahui biaya yang dikenakan sebelum memilih untuk mempublikasikan artikel mereka di jurnal MDPI. Selain itu, MDPI juga menyediakan beberapa opsi penyelesaian biaya penerbitan bagi penulis, termasuk subsidi untuk penulis yang berasal dari negara berkembang atau penulis yang menerbitkan artikel yang dianggap sangat berkualitas.

Artikel Menarik Wajib di Baca  Apa Layanan Proofreading Terbaik untuk Dokumen Indonesia?Apa Layanan Proofreading Terbaik untuk Dokumen Indonesia?

Selain keluhan tentang biaya penerbitan yang tinggi, MDPI juga dianggap sebagai predatory publisher karena menerbitkan banyak artikel dalam jumlah besar, terutama dalam jurnal-jurnal baru yang dibuat oleh MDPI. Kritik ini berkaitan dengan pandangan bahwa MDPI lebih memprioritaskan kuantitas daripada kualitas artikel yang dipublikasikan. Terlepas dari kritik ini, MDPI masih menerapkan proses peer review yang ketat, meskipun beberapa pihak menganggap bahwa proses ini tidak cukup ketat.

Namun, meskipun ada beberapa kritik terhadap praktik bisnis MDPI, penerbit ini masih diakui sebagai penerbit yang sah dan beberapa jurnal mereka telah terindeks di database terkemuka seperti Scopus dan Web of Science. Selain itu, beberapa artikel yang diterbitkan oleh MDPI juga telah dikutip dalam penelitian yang dilakukan oleh para peneliti terkemuka di seluruh dunia.

Meskipun ada beberapa kontroversi seputar praktik penerbitan MDPI, penting untuk dicatat bahwa beberapa jurnal MDPI telah mendapatkan pengakuan akademik dan diakui sebagai jurnal yang berkualitas. Beberapa jurnal yang diterbitkan oleh MDPI telah terindeks di database terkemuka, seperti Scopus dan Web of Science, dan beberapa di antaranya memiliki faktor dampak (impact factor) yang cukup tinggi.

Faktor dampak adalah salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kualitas sebuah jurnal. Faktor dampak diperoleh dengan menghitung jumlah kutipan artikel dari jurnal tersebut dalam satu tahun tertentu, dan faktor dampak biasanya dihitung oleh lembaga seperti Clarivate Analytics. Beberapa jurnal MDPI yang memiliki faktor dampak yang tinggi adalah:

International Journal of Environmental Research and Public Health (faktor dampak 3,391 pada tahun 2021)

Jurnal ini menerbitkan artikel tentang berbagai topik yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan, seperti kesehatan masyarakat, epidemiologi, dan toksikologi lingkungan.

Sensors (faktor dampak 4,225 pada tahun 2021)

Jurnal ini menerbitkan artikel tentang berbagai aspek sensor dan aplikasinya, seperti sensor optik, sensor biosensitif, dan aplikasi sensor dalam bidang medis dan industri.

Energies (faktor dampak 4,982 pada tahun 2021)

Jurnal ini menerbitkan artikel tentang berbagai topik energi, termasuk energi terbarukan, teknologi penyimpanan energi, dan kebijakan energi.

Materials (faktor dampak 3,532 pada tahun 2021)

Jurnal ini menerbitkan artikel tentang berbagai topik bahan material, seperti nanomaterial, biomaterial, dan material fungsional.

Nutrients (faktor dampak 5,439 pada tahun 2021)

Jurnal ini menerbitkan artikel tentang berbagai topik nutrisi dan diet, seperti metabolisme nutrisi, obesitas, dan nutrisi pada manusia dan hewan.

Artikel Menarik Wajib di Baca  Translate Jurnal Indonesia ke Inggris dengan GoodLingua: Solusi Praktis untuk Mendapatkan Terjemahan yang Akurat

Keberadaan jurnal-jurnal MDPI yang memiliki faktor dampak yang tinggi menunjukkan bahwa MDPI dapat memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh lembaga penilaian independen. Namun, penting untuk dicatat bahwa faktor dampak bukanlah satu-satunya faktor yang harus dipertimbangkan dalam menilai kualitas sebuah jurnal. Oleh karena itu, sebelum memilih untuk mempublikasikan artikel dalam sebuah jurnal, para penulis harus melakukan pengecekan yang teliti dan mempertimbangkan faktor lain seperti reputasi jurnal, kualitas peer review, dan cakupan topik jurnal

Jasa Proofreading Berkualitas untuk Jurnal-Jurnal dengan Impact Factor Tinggi

Goodlingua adalah sebuah jasa proofreading yang telah membantu banyak penulis dalam memperbaiki artikel mereka sebelum di-submit ke jurnal. Jasa ini terdiri dari tim ahli bahasa yang terlatih dan berpengalaman dalam bidang akademik. Mereka tidak hanya memperbaiki kesalahan tata bahasa, tetapi juga memberikan saran-saran yang berguna untuk meningkatkan kualitas artikel.

Bukti kualitas dari Goodlingua dapat dilihat dari ulasan positif di Google Map. Banyak klien Goodlingua yang telah menggunakan jasa ini untuk membantu mereka dalam menyelesaikan artikel mereka, dan memberikan ulasan positif tentang pengalaman mereka dengan Goodlingua. Beberapa klien Goodlingua bahkan mengatakan bahwa jasa ini telah membantu mereka dalam terbit di jurnal-jurnal dengan impact factor tinggi.

Jika Anda membutuhkan jasa proofreading yang berkualitas untuk memperbaiki artikel Anda sebelum dikirimkan ke jurnal, Goodlingua adalah pilihan yang tepat. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs web Goodlingua di www.goodlingua.com dan baca testimonial klien mereka.

Artikel Menarik Wajib di Baca  Cara Mengakses Jurnal Internasional: Strategi untuk Mengakses Pengetahuan Ilmiah

Leave a Comment